PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS

DISUSUN OLEH
CLAUDYA TUPAMAHU
11115533
11115533
3KA12
Representasi
Pengetahuan dimaksudkan
untuk menangkap sifat-sifat penting problema dan membuat informasi itu dapat
diakses oleh prosedur pemecahan problema.
Ontology merupakan
suatu teori tentang makna dari suatu objek, property dari suatu objek, serta
relasi objek tersebut yang mungkin terjadi pada suatu domain pengetahuan. Pada
tinjauan filsafat, ontology adalah studi tentang sesuatu yang ada. Selain itu
ontology adalah sebuah konsep yang secara sistematik menjelaskan tentang segala
sesuatu yang ada atau nyata. Dalam bidang Artificial Intelligence (AI) ontology
memiliki dua pengertian yang berkaitan. Pertama ontology merupakan
kosakata representasi yang sering dikhususkan untuk domain atau subyek pembahasan tertentu. Kedua, sebagai suatu body of knowledge untuk menjelaskan suatu bahasan tertentu. Secara umum, ontology digunakan pada Artificial Intelligence (AI) dan persentasi pengetahuan. Segala bidang ilmu yang ada di dunia, dapat menggunakan metode ontology untuk dapat berhubungan dan saling berkomunikasi dalam hal pertukaran informasi antara sistem-sistem yang berbeda. Untuk dapat digunakan, sebuah ontology harus diekspresikan dalam notasi yang nyata. Sebuah bahasa ontology adalah sebuah Bahasa formal dari sebuah pembuatan ontology. Beberapa komponen yang menjadi struktur ontology, antara lain :
• XML Menyediakan sintaksis untuk output dokumen terstruktur, tetapi belum dipaksakan untuk dokumen XML menggunakan semantic constrains.
• XML Schema Bahasa untuk pembatasan struktur dari dokumen XML.
• RDF Model data untuk objek (’resources’) dan relasi diantaranya, menyediakan semantic yang
sederhana untuk model data tersebut, dan data model ini dapat disajikan dalam sintaks XML.
• RDF Schema Adalah kosa kata untuk menjelaskan properties dan classes dari sumber RDF, dengan
sebuah semantics untuk hirarki penyamarataan dari properties dan classes.
• OWL Manambahkan beberapa kosa kata untuk menjelaskan properties dan Classes, antara lain :
relasi antara classes (misalkan disjointness), kardinalitas (misalkan ’tepat satu’), equality, berbagai tipe dari properties, karakteristik dari properties (misalkan symmetry), menyebutkan satu persatu classes.
kosakata representasi yang sering dikhususkan untuk domain atau subyek pembahasan tertentu. Kedua, sebagai suatu body of knowledge untuk menjelaskan suatu bahasan tertentu. Secara umum, ontology digunakan pada Artificial Intelligence (AI) dan persentasi pengetahuan. Segala bidang ilmu yang ada di dunia, dapat menggunakan metode ontology untuk dapat berhubungan dan saling berkomunikasi dalam hal pertukaran informasi antara sistem-sistem yang berbeda. Untuk dapat digunakan, sebuah ontology harus diekspresikan dalam notasi yang nyata. Sebuah bahasa ontology adalah sebuah Bahasa formal dari sebuah pembuatan ontology. Beberapa komponen yang menjadi struktur ontology, antara lain :
• XML Menyediakan sintaksis untuk output dokumen terstruktur, tetapi belum dipaksakan untuk dokumen XML menggunakan semantic constrains.
• XML Schema Bahasa untuk pembatasan struktur dari dokumen XML.
• RDF Model data untuk objek (’resources’) dan relasi diantaranya, menyediakan semantic yang
sederhana untuk model data tersebut, dan data model ini dapat disajikan dalam sintaks XML.
• RDF Schema Adalah kosa kata untuk menjelaskan properties dan classes dari sumber RDF, dengan
sebuah semantics untuk hirarki penyamarataan dari properties dan classes.
• OWL Manambahkan beberapa kosa kata untuk menjelaskan properties dan Classes, antara lain :
relasi antara classes (misalkan disjointness), kardinalitas (misalkan ’tepat satu’), equality, berbagai tipe dari properties, karakteristik dari properties (misalkan symmetry), menyebutkan satu persatu classes.
Berbagai bahasa yang
menyusun ontology, seperti yang telah dijelaskan di atas memiliki kedudukan
tertentu dalam struktur ontology. Setiap layer akan memiliki fungsi tambahan dan kompleksitas
tambahan dari layer sebelumnya. Pengguna atau User yang memiliki fungsi pemrosesan layer paling
rendah dapat memahami walaupun tidak seluruh ontology yang terletak di layer atasnya.

Dalam setiap layer tersebut, masing-masing bagian memiliki fungsi masing-masing :
• XML memiliki fungsi menyimpan isi halaman web
• RDF adalah layer untuk merepresentasikan semantik dari isi halaman tersebut
• Ontology layer untuk menjelaskan vocabulary dari domain
• Logic Layer memungkinkan untuk mengambil data yang diinginkan

tertentu dalam struktur ontology. Setiap layer akan memiliki fungsi tambahan dan kompleksitas
tambahan dari layer sebelumnya. Pengguna atau User yang memiliki fungsi pemrosesan layer paling
rendah dapat memahami walaupun tidak seluruh ontology yang terletak di layer atasnya.
Dalam setiap layer tersebut, masing-masing bagian memiliki fungsi masing-masing :
• XML memiliki fungsi menyimpan isi halaman web
• RDF adalah layer untuk merepresentasikan semantik dari isi halaman tersebut
• Ontology layer untuk menjelaskan vocabulary dari domain
• Logic Layer memungkinkan untuk mengambil data yang diinginkan
Ada dua entity yang
yang perlu diperhatikan dalam merepresentasikan pengetahuan dalam program
kecerdasan buatan:
1.
Fakta: kejadian sebenernya. Fakta inilah yang akan kita representasikan.
2.
Representasi dari fakta. Dari representasi ini kita akan dapat memanipulasinya
menggunakan sintaks logika yang mempunyai kemungkinan.
•
Cara-cara
lama:
–
List,
digunakan pada LISP
–
Predicate
Calculus, digunakan pada Prolog
–
Tree,
untuk heuristic search
•
Karakteristik
RP
(Representasi Pengetahuan) :
–
Dapat
diprogramkan
–
Dapat
dimanfaatkan untuk penalaran, menggambarkan kesimpulan sebagai fungsi
kecerdasan
·
Hal yang berhubungan
dengan RP:
–
Object pengetahuan itu sendiri
–
Event: kejadian-kejadian dalam dunia nyata
dan hubungannya
–
Performa: bagaimana melakukan suatu tugas
tertentu
–
Meta knowledge: pengetahuan tentang
pengetahuan yang direpresentasikan
Secara singkat, represntasi pengetahuan diklasifikasikan menjadi 4
kategori.
- Representasi logika
Representasi jenis ini menggunakan ekspresi-ekspresi dalam logika formal
untuk merepresentasikan basis pengetahuan.
- Representasi prosedural
Representasi yang menggambarkan pengetahuan sebagai kumpulan instruksi
untuk memcahkan suatu problema.
- Representasi network
Representasi ini menangkap pengetahuan sebagai sebuah graf dimana
simpul-simpulnya menggambarkan obyek atau konsep dari problema yang dihadapi,
sedangkan edgenya mengambarkan hubungan atau asosiasi antar mereka.
- Representasi terstruktur
Representasi terstruktur memperluas network dengan cara membuat setiap
simpulnya menjadi struktur data kompleks.
Keuntungan dalam menggunakan representasi pengetahuan.
a.
Dapat membuat objek dan relasi yang penting menjadi jelas
b.
Menyingkap constraint (batasan) dalam suatu permasalahan sehingga suatu masalah
dapat diungkap dengan menggunakan suatu relasi dengan relasi yang lain terhadap
objek yang dihadapi.
c.
Mendapatkan objek dan relasi secara bersama-sama dan kita bisa melihat semuanya
dalam satu waktu.
d.
Dapat menghilangkan semua komponen yang tidak berhubungan dalam masalah yang
sedang kita selesaikan. Atau menyembunyikan beberapa informasi yang tidak di
butuhkan untuk sementara.
e.
Membuat permasalahan menjadi transparan, kita dapat memahami dengan jelas dan
menyelesaikannya.
f.
Membuat permasalahan menjadi ringkas, kita akan berpikir ringkas
(merepresentasikan secara efisien dah fokus terhadap masalah).
g.
Membuat pekerjaan kita menjadi cepat dan menjadi penting.
h.
Menjadikan permasalahan secara terkomputerisasi, dengan ini kita dapat
melakukan prosedur-prosedur dalam menyelesaikannya.
Representasi Pengetahuan Logika
Logika adalah bentuk representasi pengetahuan yang paling tua.
Representasi jenis ini menggunakan ekspresi-ekspresi dalam logika formal untuk
merepresentasikan basis pengetahuan. Pada dasaranya proses logika adalah proses
membentuk kesimpulan dan menarik suatu inferensi berdasarkan fakta yang telah
ada. Input dari proses logika berupa premsi atau fakta-fakta yang diakui
kebenarannya sehingga dengan melakukan penalaran pada proses logika dapat
dibentuk suatu inferensi atau kesimpulan yang benar pula.
Sebagai contoh :
Helder adalah anjing,
faktanya secara logika anjing(Helder)
secara logika yang lain bisa direpesentasikan bahwa anjing mempunyai
ekor
µx = anjing(x) -> berekor(x)
kemudia secara deduktif (penalaran dimulai dari prinsip umum untuk
mendaptkan konklusi
yang lebih khusus) kita dapat merepresntasikan yang baru yaitu,
berekor(anjing)
dengan logika yang lain kita dapat meg-generate kalimat sebagai berikut
helder(berekor)
Contoh representasi pengetahuan dalam prolog
Representasi pengetahuan secara logika untuk Tree :
Gambar 2.1 Tree
sebuah silsilah keluarga
Dari tree di atas dapat di buat representasinya secara logika sebagai berikut :
Dari tree di atas dapat di buat representasinya secara logika sebagai berikut :
Pertanyaan sederhana pada basis data
pengetahuan
Dari representasi tree di atas, kita dapat memberikan pertanyaan dari fakta-fakta yang sudah ada. Misalkan bentuk pertanyaannya “Siapa putri farah?” maka, representasinya dapat dinyatakan:
Dari representasi tree di atas, kita dapat memberikan pertanyaan dari fakta-fakta yang sudah ada. Misalkan bentuk pertanyaannya “Siapa putri farah?” maka, representasinya dapat dinyatakan:
Dapat di
jelaskan bahwa D adalah variabel yang digunakan untuk menampung jawaban dari
pertanyaan “Siapa putri farah?”. Secara logika representasinya adalah putri ( farah, D ) kita dapatkan
jawabannya adalah D = naura
Kombinasi pertanyaan pada basis data pengetahuan
Dari tree di atas kita dapat menanyakan “apakah afif mempunyai saudara perempuan atau tidak? Dan jika mempunyai, siapa namanya?” maka representasi logikanya :
Kombinasi pertanyaan pada basis data pengetahuan
Dari tree di atas kita dapat menanyakan “apakah afif mempunyai saudara perempuan atau tidak? Dan jika mempunyai, siapa namanya?” maka representasi logikanya :
Dapat di jelaskan
bahwa P adalah variabel yang menampung nama orang tua dari afif, sementara D
adalah variabel yang menampung nama saudara afif. Sehingga di dapatkan jawaban
: P = raihan D = farah.
JARINGAN SEMANTIK
Jaringan semantik adalah gambaran pengetahuan grafis yang menunjukkan
hubungan antar berbagai objek, terdiri dari lingkaran-lingkaran yang
dihubungkan dengan anak panah yang menunjukkan objek dan informasi
tentang objek-objek tersebut. Gambar berikut menunjukkan representasi
pengetahuan menggunakan jaringan semantik.
Dari gambar di atas dapat dibentuk beberapa kalimat yang menunjukkan suatu peristiwa, seperti :
- Reza adalah siswa tingkat SMA di Jakarta
- Reza menonton film di bioskop daerah Jakarta
- Reza menonton film berjudul Avatar di bioskop daerah Jakarta
- Reza menonton film di Australia
- Reza kekasih Renata
- Reza bermain sepabola di kejuaraan antar SMA
- SMA memiliki klub olahraga sepabola
- Renata bermain drama di Australia
- Renata menonton sepakbola di televisi
- Film berjudul Avatar disutradarai James Cameron
- James Cameron membuat film bergenre drama di Australia
SUMBER :
http://cutegalzjelek.blogspot.co.id/2010/05/ontology-web.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar